Suara Misterius Ulekan di Malam Hari Bikin Penghuni Merinding hingga Kesal
Jakarta - Menumbuk bumbu atau ngulek sambal menggunakan cobek
dan ulekan ternyata bisa menimbulkan perselisihan dengan tetangga. Seperti
kasus yang satu ini.
Meski sudah ada teknologi chopper dan blender,
tapi banyak orang lebih memilih menggunakan cobek dari kayu atau batu untuk
menumbuk bumbu dan membuat sambal. Tak hanya di Indonesia saja, penggunaan
cobek dan ulekan dari batu juga dikenal di
Dilansir dari SAYS (19/05), seorang pengguna
Facebook bernama Batrisyia Nasri membagikan foto berisi surat dari tetangganya,
yang menegurnya untuk berhenti menggunakan ulekan di malam hari, karena bunyi
bising yang membuat mereka tak bisa tidur.
"Tolong kerjasamanya untuk tidak menggunakan
cobek dan ulekan di malam hari. Tolong hormati waktu tidur orang lain. Jika
terjadi lagi, kami akan melaporkan hal ini ke pihak gedung," isi teguran
surat tersebut dari tetangganya.
Tak hanya sekali, Nasri mendapatkan surat
peringatan itu beberapa kali karena bunyi ulekan di malam hari tidak berhenti.
"Assalamualaikum, maaf karena menegur. Bisakah kalian
tidak menggunakan cobek dan ulekan untuk menumis atau membuat sambal pada malam
hari? Sudah beberapa hari tidak bisa tidur karena bunyi bising," isi
teguran itu selanjutnya.
Namun yang membuatnya semakin menarik, ternyata
Nasri mengaku tak pernah menggunakan ulekan hingga cobek di malam hari.
"Kejadian ini sebenarnya terjadi empat tahun
lalu, ketika saya tinggal di salah satu gedung di Bangsar Selatan, Kuala
Lumpur. Surat itu ditempel di depan pintu rumah saya. Tapi kita jarang sekali
masak di rumah, kita bahkan tidak punya ulek dan cobekan. Saya dan teman
sekamar saya juga mendengar hal yang sama dari kamar atas," jelas Nasri.
"Tapi bagian menyeramkannya adalah, ketika ada surat teguran
lainnya yang menyuruh kita untuk berhenti memindahkan furnitur di lama hari.
Kami tidak memiliki banyak furnitur saat itu. Sejak saat itu, kami yakin bahwa
suara-suara (ulekan) tersebut bukan berasal dari manusia," sambung Nasri.
Keanehan lainnya, bunyi ulekan tersebut baru
dimulai jam 11 malam dan terus berlangsung hingga tengah malam. Banyak yang
yakin bahwa suara tersebut bukan berasal dari ulekan atau cobek, melainkan dari
makhluk tak kasat mata. Tapi banyak juga yang berpikir bahwa itu kegiatan orang
masak di malam hari.
Comments
Post a Comment